7.03.2009

Saat Warga Temukan Bangunan Mirip Situs Peninggalan Majapahit






Berbentuk Lesung, Dikira Batu Biasa

Wilayah Kabupaten Mojokerto rupanya masih terdapat situs yang diduga peninggalan Kerajaan Majapahit. Salah satunya adalah situs yang baru ditemukan warga Dusun Lebak Geneng, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo. Bagaimana bentuknya?

AIRLANGGA, Jatirejo



SEMENJAK runtuhnya Majapahit yang kemudian disusul dengan masuknya agama Islam, banyak bangunan suci yang berkaitan dengan agama Hindu/Budha begitu saja ditinggalkan oleh masyarakat penganutnya.
Lama-lama bangunan-bangunan suci yang tidak lagi dipergunakan itu dilupakan orang-orang karena masyarakat sebagian besar telah berganti kepercayaan. Akibatnya bangunan tersebut menjadi telantar tidak ada lagi yang mengurusnya, pada akhirnya tertimbun longsoran tanah dan semak-semak belukar. Yang nampak adalah puing-puing berserakan di sana-sini.
Kondisi inilah yang terjadi di sebuah bangunan berbentuk segi empat berukuran 3x3 meter yang berada ditengah-tengah hutan jati Dusun Lebak Geneng, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo.
Untuk mencari keberadaan situs ini memang tidaklah mudah. Perjalanan menuju lokasi diperlukan waktu sekitar dua jam dari Kota Mojokerto melewati jalan yang berliku-liku.
Kabar ditemukannya situs Kerajaan Majapahit ini memang masih belum diketahui warga sekitar. Hal inilah yang dirasakan koran ini saat menelusuri jalan menuju lokasi. Tidak ada satu pun warga yang mendengar kabar penemuan bangunan bersejarah.
Sebagian besar bukanlah tidak mengetahui keberadaan bangunan bersejarah di desanya. Namun, mereka tidak mengetahui sama sekali bangunan apa yang ditemukan di lahan hutan jati tersebut. ’’Sebagian warga di sini memang tidak tahu bagaimana bentuk bangunan bersejarah itu, mereka pikir bangunan ini hanyalah bangunan biasa,’’ terang Lamijo, warga sekitar.
Berbeda dengan penemuan bangunan peninggalan kerajaan Majapahit sebelumnya yang selalu dikerumuni warga, penemuan candi di desa ini nampaknya tidak terlalu menarik perhatian warga sekitar. Berbagai cerita mistis juga pun sempat mewarnai lokasi penemuan candi tersebut.
’’Warga sini pernah ada yang sempat melihat patung duduk di atas tanah sekitar lokasi, tapi beberapa saat kemudian patung itu hilang. Patungnya berwarna hitam dengan ukuran seperti ini,’’ ujar Lamijo sambil memegang lututnya.
Selain itu, cerita-cerita lain tentang mistik juga kerapkali terdengar oleh warga sekitar. Namun warga tidak pernah menyangka kalau bangunan yang ditemukannya adalah bangunan bersejarah.
Lamijo menceritakan, sebenarnya penemuan bangunan sisa Kerajaan Majapahit itu sudah ditemukannya sejak beberapa tahun lalu. ’’Saya lupa tahunnya, mungkin sekitar tahun 2004 lalu,’’ terang bapak tiga anak ini.
Awalnya, Lamijo yang akan menanam pohon jati membabat beberapa kotoran dan tanaman alang-alang yang ada di tengah hutan jati. Setelah membersihkan, Lamijo melihat ada bangunan bata merah dengan lubang sebesar tiga puluh sentimeter ditengahnya. Karena tidak tahu apa-apa, Lamijo menganggap bangunan yang ditemukannya adalah bangunan biasa.
Tidak hanya di tempat tadi, sekitar 300 meter dari lokasi pertama, Lamijo kembali menemukan benda yang tertancap di atas tanah berupa batu dengan lubang berdiameter sepuluh sentimeter di tengahnya. ’’Sepertinya batu ini digunakan untuk menumbuk padi pada zaman Majapahit dulu,’’ terang Lamijo.
Setelah beberapa tahun, Lamijo menceritakan benda yang ditemukannya kepada tetangganya, Muhammad Zein Ansori. Zein, yang mendengar pengakuan dari Lamijo langsung memeriksa lokasi. ’’Setelah saya periksa, ternyata bangunannya memang seperti peninggalan Majapahit,’’ ujarnya.
Ternyata, tidak hanya Lamijo yang menemukan benda purbakala. Tetangganya, Badri, 68, juga menemukan benda seperti lesung terbuat batu. Bedanya, lesung ini terdapat bangunan bata khas Kerajaan Majapahit.
Zein mengaku saat ini berharap pemerintah mau memberikan perhatian kepada situs purbakala yang ditemukan warga sekitar. ’’Warga juga nampaknya tidak berharap apa-apa,’’ ujarnya.

1 komentar:

Solikhianto mengatakan...

artikelnya keren boss...
kunjung ke blog aye yah ?
tukeran link boleh kan ?

www.solarsedayu.wordpress.com